Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Aditya si Ceria Tak Takut Leukimia

 

Kalau melihat Aditya Bagaskara, tak akan menyangka kalau di tubuhnya ada penyakit mematikan, leukimia. Soalnya, bocah kelahiran 3 Februari 2012 asal Batam ini selalu ceria dan pecicilan, tak mau diam. Kalau difoto pun, gayanya pasti selalu aneh-aneh :-D

 

Jpeg

Berbagai gaya aneh Adit

Jpeg

 

Adit mulai merasakan gejala leukimia saat umurnya mau menginjak 3 tahun. Saat itu badannya panas tinggi, sampai 44 derajat Celcius. Hidungnya mimisan, badannya biru-biru, dan perutnya juga membesar. Tapi saat dibawa ke rumah sakit daerah di Batam, diagnosisnya demam berdarah.

 

Namun tak berapa lama kemudian, karena sakit terus, akhirnya Adit diperiksa lagi. Kali ini, vonisnya adalah leukimia. Untuk pengobatannya, Adit disuntik obat yang harganya mahal sekali. “Sekali suntik 800 ribu sampai 1 juta,” kata Ibu Adit, Entin Supriyatin.

 

Sudah mahal, obatnya pun bereaksi buruk terhadap Adit. Kulitnya jadi hitam. Pipinya jadi tembem. Yang lebih parah, perutnya malah membesar lagi. “Sampai nggak bisa jalan. Kakinya kaku dan dingin,” ujar Entin.

 

Khawatir kondisi Adit, Akhirnya, dia dibawa ke Jakarta pada Februari 2015. Di RSCM, Adit dicek ulang lagi. Setelah pemeriksaan selama 6 bulan, barulah Adit diobati dengan jalan kemoterapi. Waktu itu, Adit menumpang di rumah saudaranya yang jauh dari RSCM. Jam setengah lima pagi sudah harus berangkat ke Jakarta supaya proses kemo bisa berjalan rutin. “Padahal kalau kecapekan atau stres, bisa drop badannya,” jelas Entin.

 

Adit dan ibunya

Adit dan ibunya

 

Setelah proses pengobatan selama 2 tahun, menurut dokter Adit sudah sembuh. Tapi dia harus rajin cek kesehatan di RSCM biar kondisinya bisa dipantau terus. Nah, selama pemeriksaan ini, Adit pun tinggal di RHI Jakarta. Semoga saja kondisi Adit terus baik ya. Semoga leukimia nya benar-benar hilang dari badan Adit. Amiin…

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>