Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Aquila Siap Menang!

 

Halo Kakak-kakak semua…. Ini namanya Aquila Qotrunnada. Biasa dipanggil Aquila. Umurnya 5 tahun, asal Kota Medan. Aquila menderita atresia bilier atau tidak adanya saluran empedu di dalam tubuh.

 

Aquila menderita penyakit ini sejak usia 1,3 bulan. Waktu itu, gejalanya adalah kulit dan mata yang menguning. Sementara air seninya berwarna cokelat.

 

Saat dibawa ke sebuah klinik di Medan, Aquila didiagnosa menderita gangguan hati. Sebulan dirawat, kondisinya tetap tak membaik. Malahan, perutnya membesar. Ditambah lagi, dia terkena gizi buruk. Dalam usia 2 tahun, beratnya hanya 8,6 kg.

 

Karena kondisi yang terus memburuk, Aquila juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Medan. Tak kunjung berubah, orang tuanya akhirnya membawanya ke pengobatan alternatif. Tak hanya satu tempat, tapi banyak tempat dicoba demi kesembuhan Aquila.

 

J

 

Bahkan, Suraya juga sampai membawa Aquila berobat ke Penang, Malaysia. “Soalnya ada yang bilang, di sana pengobatannya lebih bagus,” ujar Suraya. Tapi justru di rumah sakit Island Hospital itu,┬ádia diberitahu bahwa operasi hanya bisa dilakukan di Jakarta. Tanpa operasi saja, biaya berobat di Penang mencapai 9.000 ringgit atau sekitar Rp29 juta.

 

“Saya sampai jual rumah dan gadai SK PNS saya,” ujar Suraya yang menjadi PNS di perpustakaan kota.

 

Mendapat titik terang di Penang, akhirnya pada April 2014, Aquila dioperasi pertama kalinya di RSCM, Jakarta. Menurut Suraya, operasi cukup sekali saja, namun setelah itu, 3 bulan sekali, Aquila harus menjalani kontrol kesehatan di RSCM. Selain itu, Aquila juga harus minum beberapa obat, salah satunya adalah obat yang hanya ada di Singapura. “Belinya tidak bisa pakai BPJS. Harus bayar 1 juta untuk sebulan,” kata Suraya.

 

Sekarang, tiap 3 bulan sekali, Aquila pasti akan ke Jakarta dan tinggal di RHVCF. Ada beberapa pengecekan yang harus dijalaninya tiap menjalani kontrol, yaitu cek ginjal, gigi dan mulut, kulit, hormon, dan USG. Karena hiperaktif, Aquila juga diobservasi lebih detail.

 

Yuk, kakak-kakak, doakan Aquila tetap rajin berobat. Karena kalau tidak semangat, Aquila tidak akan bisa menang mengalahkan penyakitnya. Asal tahu aja, Aquila termasuk beruntung, karena menurut Suraya, teman-teman Aquila yang senasib dengannya, “sudah banyak yang lewat,” kata Suraya.

 

Tetap semangat ya, Aquila….

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>