Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Eric yang Kuat!

 

Siapapun yang melihat kondisi kaki Eric, pasti akan merasa ngilu. Betapa tidak? Kaki kirinya dipasangi traksi, semacam tongkat dengan panjang lebih dari 10 cm dan berat 5 kg. Traksi itu dipasang menembus tulang kaki kiri Eric, tepat di atas lututnya. “Sakit enggak, Ric?” “Ya sakit laaah…” Begitu kata Eric kalau ditanya tentang traksi yang “memotong” kakinya.

 

Walau jelas sakit, tapi Eric, yang punya nama lengkap Eric Novriansyah, kadang seolah-olah lupa dengan sakitnya itu. Buktinya, kalau sudah bermain dengan teman-temannya di Rumah Harapan VCF, bocah 8 tahun asal Lampung Tengah ini dengan semangat menggeser-geser kakinya untuk bisa ikut bermain. Dia bisa tertawa terbahak-bahak melihat tingkah laku teman-temannya. Dan setiap kali diminta foto, Eric pasti langsung memamerkan pose khasnya, acungkan dua jari membentuk simbol “peace”. Melihat Eric, semua akan setuju kalau bocah ini adalah anak yang penuh semangat.

 

erik

 

Yulita, mama Erik yang mendampinginya selama tinggal di Rumah Harapan VCF bercerita tentang awal kecelakaan yang menimpa Eric. Saat itu, tujuh bulan yang lalu, Eric sedang bermain-main di sekolahnya. Entah bagaimana gerakan persisnya, saat melompat, tiba-tiba bonggol tulang di sekitar pinggulnya bergeser. Eric langsung berobat ke puskesmas.

 

Untuk memulihkan kondisi tulangnya, Eric diharuskan memakai tongkat. Namun beberapa lama memakai tongkat, kondisi Eric tak pulih juga. Jalannya bahkan pincang.  Eric lalu dibawa ke RSUD Abdul Muluk di Lampung. Di rumah sakit ini, dokter lalu memutuskan agar kaki kiri Eric dipasang traksi. Maka sejak 29 Februari silam, traksi menancap di kaki Eric. Traksi ini berfungsi membenahi dislokasi tulang atau tulang yang bergeser di tubuh Eric.

 

Sejak dipasang traksi, Eric pun diwanti-wanti tak boleh banyak jalan. Mandi pun harus pelan-pelan agar traksinya tidak basah. Setelah dipasang traksi, sebenarnya dokter tinggal memantau bagaimana perkembangan perbaikan tulang Eric. Namun karena untuk mengontrol kondisi tersebut membutuhkan peralatan yang lebih lengkap, akhirnya Eric dirujuk ke RSCM di Jakarta. Maka tanggal 3 Maret lalu, Eric pun ke RSCM untuk mengecek kondisinya. Sejak saat itu juga Eric tinggal sementara di Rumah Harapan VCF.

 

Sekarang, Eric tinggal menunggu keputusan dokter, kapan operasi pelepasan traksi akan dilakukan. Selama menunggu jadwal operasi, tentu Eric harus rajin bolak-balik ke RSCM untuk memeriksakan kondisinya ke dokter ortopedi.

 

Eric dan mama tercinta

Eric dan mama tercinta

 

Yuk, kakak-kakak, kita doakan semoga tulang kaki Eric segera normal kembali dan traksinya segera dilepas. Amiinn…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>