Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Semoga Tangan Irfan Cepat Normal Kembali

 

Bocah kelas 4 SD kelahiran 6 November 2005 ini namanya Muhammad Irfan Novaldi. Asalnya dari Candi Mas, Natar, Lampung Selatan. Irfan ada di RHI Jakarta karena syaraf tangan kanannya putus akibat kecelakaan pada pertengahan 2016 lalu.

 

Irfan waktu pertama kali datang ke RHI Jakarta

Irfan waktu pertama kali datang ke RHI Jakarta

 

Ceritanya, saat itu Irfan sedang ikut ayahnya yang bekerja sebagai sopir truk tronton. Irfan ikut ayahnya ke Cilegon untuk mengangkut tabung oksigen. Nah, saat di daerah Bakauheni, persisnya di daerah turunan, tiba-tiba ada mobil datang dari arah berlawanan. Ayah Irfan lalu banting stir supaya tidak menabrak mobil itu. Mobilnya memang tidak jadi tertabrak, tapi akibatnya, orang-orang di pinggir jalan tertabrak truk. Lima orang meninggal.

 

Irfan yang ada di dalam truk juga mengalami luka-luka. Banyak beling yang menancap di tangannya. Tapi waktu itu Irfan tidak merasa kalau syaraf tangannya putus. Dia hanya merasa tangan kanannya kebas. Dibawa ke puskesmas, tangan kanannya diberi 15 jahitan. Tak lama, Irfan dibolehkan pulang.

 

Tapi lewat tiga bulan, ternyata tangannya tak kunjung sembuh. “Belum bisa ngangkat tangan. Badannya juga panas terus sampai diopname,” kata Ibu Irfan, Kristiatun. Setelah diperiksa di rumah sakit besar, barulah ketahuan kalau syaraf tangan kanannya putus. Akhirnya, Irfan yang sekolah di SDN 2 Candi Mas ini dirujuk ke Jakarta.

 

Tangan kanannya udah nggak dibalut lagi. Wajahnya juga udah lumayan cerah yaaa...

Tangan kanannya udah nggak dibalut lagi. Wajahnya juga udah lumayan cerah yaaa…

 

Sampai di RSCM Jakarta, Irfan pun menjalani operasi pertama pada Desember 2016. Tapi Irfan masih harus menjalani operasi pemindahan syaraf. Sekarang, Irfan masih harus terapi medik agar tangannya bisa digerakkan. Sejauh ini, tangan kanannya memang sudah bisa digerakkan, tapi gerakannya juga masih terbatas.

 

Sambil menunggu jadwal operasi Irfan, Ibu Irfan sejah ini hanya benar-benar mengandalkan gaji suaminya yang gara-gara kecelakaan fatal tersebut, harus mendekam di penjara selama 5 tahun 5 bulan. “Perusahaan masih menggaji suami. Uangnya buat sehari-hari sama biayain Irfan dan adiknya. Kalau kakaknya baru diwisuda dan sekarang jadi guru honorer,” kata Kristiatun tabah.

 

Irfan dan ibunya. Senyum semangat sembuh!

Irfan dan ibunya. Senyum semangat sembuh!

 

Yuk, kita doakan saja semoga Irfan bisa segera dioperasi. Biar cepat sembuh, pulang kampung, dan besuk ayahnya buat ngobatin kangen :-)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>