Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Keke Tetap Semangat

 

Keisya Fathya atau Keke, 8 tahun, adalah adik dampingan kami yang berasal dari Lampung. Bocah hitam manis ini menderita Atrial Septal Defect (ASD) dan Neurogenik Blader.

 

Spina Bifida adalah cacat bawaan pada tulang ekor. Kelainan ini umumnya terjadi karena pembentukan tulang yang tidak sempurna saat berada di dalam kandungan. Adapun Neurogenik Blader adalah tidak normalnya sistem kandung kemih karena adanya kerusakan pada sistem syaraf, dalam hal ini adalah adanya cacat bawaan. Kondisi ini membuat Keke sering kesulitan untuk BAK dan BAB.

 

J

 

Menurut ibunda Keke, Jumini, kondisi lahir Keke yang tidak normal baru diketahui saat usianya 3 hari. Saat itu tubuh Keke biru-biru seperti luka memar. Saat itu, kakinya yang bengkok sempat digips namun tidak terlalu menunjukkan perubahan.

 

Akhirnya, Keke dibawa ke Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Kustati di Solo. Selama 10 bulan menjalani pengobatan di sana, kaki Keke bisa ditekuk. “Tapi karena rumah sakit swasta, jadi mahal. Kira-kira total berobat di sana habis 15 juta,” ujar Jumini yang sampai menjual rumahnya demi biaya pengobatan Keke.

 

Pada akhirnya, Keke pun tetap dirujuk ke RSCM untuk pengobatan lebih lanjut. Di Jakarta, Keke menjalani terapi agar kakinya bisa digunakan untuk berjalan. “Pernah pakai alat seperti walker, tapi terbuat dari rotan,” kata Jumini yang suaminya berdagang sandal di pasar tradisional di Lampung.

 

Saat ini, Keke harus menjalani terapi sebanyak 3 kali dalam seminggu. Terapi ini dilakukan untuk melatih ototnya. Sedangkan untuk cacat di tulang punggungnya, masih akan diobservasi.

 

Keke dan ibu tersayang.

Keke dan ibu tersayang.

 

Semoga saja Keke tetap semangat menjalani pengobatan hingga kondisinya menjadi jauh lebih baik. Supaya bisa jadi dokter juga, seperti cita-citanya :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>