Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

JYSK

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan



JYSK

Kelas Inspirasi 7: Self Healing dengan Prof. Marsudi

 

Kelas Inspirasi (KI) datang lagi! Tanggal 1 Agustus 2015 lalu, ada Prof.Dr.Ir Marsudi Wahyu Kisworo yang menjadi pembicara. Temanya tentang Self Healing dan Hipnoterapi. Soal Prof. Marsudi, latar belakang beliau sangat menarik, yaitu dari ahli komputer kemudian terjun ke dunia hipnoterapi. Lulus dari ITB jurusan Spesialisasi Teknik dan Ilmu Komputer, melanjutkan S2 ke Australia melalui beasiswa, lalu lulus S3 ilmu teknologi informasi.

 

Beliau pernah menjadi Direktur Penelitian di STMIK Bina Nusantara, pernah pula mengajar pascasarjana Universitas Indonesia. Kini, Prof. Marsudi menjadi Rektor Perbanas yang notabene adalah sekolah untuk para bankir. Terakhir, beliau malah mendalami ilmu tenaga dalam, hipnosis, dan hipnoterapi. Hipnoterapi adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari teknik terapi pikiran dengan cara menghipnosis. Tujuannya untuk mengatasi berbagai masalah, misalnya untuk berhenti merokok, dan lainnya. “Saya ini orang komputer yang terjun ke dunia hipnotis. Agak aneh memang,” kata Prof. Marsudi sambil tertawa.

 

Memulai kelasnya, Prof. Marsudi mengajak kami semua para relawan peserta Kelas Inspirasi Astra-RHVCF untuk mengetes kesehatan kami dengan cara yang mudah. Yaitu mengangkat satu kaki sambil memejamkan mata, lalu berhitung hingga 20. Orang yang tubuhnya kurang sehat pasti tubuhnya akan goyah atau goyang ke kanan dan ke kiri, tapi kalau badannya sehat pasti satu kakinya sanggup menopang tubuhnya tanpa bergoyang.

 

Prof. Marsudi saat membuka Kelas Inspirasi Astra-RHVCF

Prof. Marsudi saat membuka Kelas Inspirasi Astra-RHVCF

Tes kesehatan, angkat kaki hingga setinggi dengkul, merem, hitung sampai 20

Tes kesehatan, angkat kaki hingga setinggi dengkul, merem, hitung sampai 20

 

Menurut Prof. Marsudi, setiap orang memiliki tenaga dalam. Contohnya, cobalah rentangkan telapak tangan ke kiri dan ke kanan berulang-ulang. Dari situ akan terasa ada semacam magnet, itulah tenaga dalam yang ada pada diri kita. Tangan memang lebih sensitif dibanding mata untuk menangkap energi yang ada.

 

CLSrftdUMAAU3Ax

 

Sebagai ahli pengobatan tenaga dalam, Prof. Marsudi juga memberitahukan tentang alat dan energi yang bisa digunakan untuk pengobatan, yaitu simpul energi (EFT), alat (batu, kristal, dll), tenaga dalam, biofeedback, hipnoterapi, tenaga supranatural, tenaga metafisika, dan tenaga nur illahi. Pengobatan secara nonmedis ini bisa dilakukan meski sering tidak dapat dijelaskan secara ilmiah.

 

Beberapa pengobatan ini bisa dilakukan sendiri, misalnya pengobatan simpul energi atau EFT. Caranya ialah dengan mengetuk-ngetuk area-area tertentu di beberapa titik tubuh dengan jari telunjuk dan jari tengah sekaligus.

 

Pengobatan EFT adalah dengan mengetuk-ngetuk  area tubuh di titik-titik ini.

Pengobatan EFT adalah dengan mengetuk-ngetuk area tubuh di titik-titik ini.

Cara melakukan self healing

Cara melakukan self healing

 

Menurut Prof. Marsudi, jika kita memiliki penyakit dalam tubuh kita, penyakit tersebut jangan dimusuhi. Setiap ada anggota tubuh yang terasa sakit, sentuhlah dan ajak bicara. Diakrabi agar kita juga lebih sensitif dan bisa mengontrol sakit tersebut.

 

Selain Prof. Marsudi, ada pula Kak Melina dari FFG Movement yang mengenalkan alat bernama Alpha Spin. Alat yang berasal dari Jerman ini berfungsi mengkonversi atau mengumpulkan energi positif yang ada di alam, untuk meminimalisir energi negatif yang ada di sekitar kita. Tentu kita tahu, bahwa alat elektronik yang memancarkan frekuensi seperti ponsel, microwave, dan sebagainya memiliki radiasi yang dalam jangka panjang bisa memperburuk kesehatan tubuh kita. Nah, alat Alpha Spin ini bisa melindungi kita dari radiasi tersebut.

 

Tim FFG pun melakukan demonstrasi tentang kekuatan alat ini. Empat alat FFG ditaruh di lantai membentuk segi empat. Lalu kita berdiri di antara segi empat tersebut. Tangan kita taruh ke belakang, dan telapak kita akan ditekan orang dari belakang. Ajaib! Jika ada alat Alpha Spin, maka kita tidak akan jatuh atau goyah karena tekanan tersebut. Tapi coba lakukan di luar alat tersebut, maka kita pasti akan goyah karena tangan kita ditekan. Alat ini bisa digunakan dimanapun juga, termasuk di dekatkan ke area tubuh yang sakit dan di atas kepala. Suka merendam kaki dengan air hangat jika kaki pegal-pegal? Nah, Alpha Spin juga bisa dicelupkan sejenak ke dalam air tersebut untuk meredakan nyeri. Jangan lupa, taruh juga sejumput garam ke dalam air karena menurut Kak Melina, garam bisa menghilangkan energi negatif.

 

Kak Melina mengenalkan alat Alpha Spin

Kak Melina mengenalkan alat Alpha Spin

adik-adik lagi berendam air hangat yang dicampur air garam. Sebelumnya air juga sudah dicelupkan Alpha Spin.

adik-adik lagi berendam air hangat yang dicampur air garam. Sebelumnya air juga sudah dicelupkan Alpha Spin.

DSC_0062

 

Selain Prof. Marsudi dan Kak Melina, hadir juga Ibu Yulianis bersama timnya dari Healing Indonesia & International (HII) yang juga memberikan transfer energi ke adik-adik dampingan yang sakit.

 

Ibu Yulianis dan tim HII melakukan pengobata transfer energi kepada Okta

Ibu Yulianis dan tim HII melakukan pengobata transfer energi kepada Okta

 

Kami senang sekali, karena pada KI kali ini banyak sekali yang antusias untuk mengobati adik-adik di RHVCF. Sedangkan kami para relawan bisa menambah ilmu untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan diri sendiri. Terima kasih banyak Prof Marsudi, Kak Melina dan tim FFG Movement, serta Ibu Yulianis dan tim HII.

 

DSC_0096

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *