Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Menunggu Keajaiban Alicia

 

Namanya benar-benar menunjukkan pengharapan: Alicia Miracle. Didera penyakit yang hingga kini belum diketahui secara pasti, membuat adik kami yang berusia 7 tahun asal Ambon ini harus kuat mengikuti serangkaian pemeriksaan dan cek laboratorium.

 

Semua ketidaknormalan sudah dimulai sejak Cia, sapaan akrab Alicia, berusia¬†4 bulan. Cia sempat demam hingga muntah, dan akhirnya disebut dokter mengalami penyempitan esofagus (kerongkongan). Ada kebocoran di antara saluran napas dan saluran makan Cia. Usia 7 bulan, Cia sudah dibawa ke RSCM Jakarta untuk dioperasi melebarkan saluran kerongkongannya. “Dokter bilang, tingkat keberhasilannya cuma 10%. Saya pasrah saja. Yang penting Cia sembuh,” ujar ibu Cia, Ria Martinus.

 

IMG-20160510-WA0018

 

Cia dan ibunya.

Cia dan ibunya.

 

Setelah dioperasi, Cia terlihat sehat hingga bertahun-tahun. Karena itulah, walau sempat diminta untuk cek kesehatan ke Jakarta, ibu Cia tak melakukannya. Hingga pada Juli 2015 akibat terlalu sering batuk, Cia dibawa lagi ke dokter. Dari situ, baru ketahuan saluran kerongkongannya bocor. “Waktu itu tidak dioperasi besar. Bagian yang bocor hanya dikasih klip. Itu sampai 4 kali,” kata ibu Cia. Setelah itu, Cia kembali sehat.

 

Namun lagi-lagi, ibu Cia mengabaikan saran dokter untuk melakukan pemeriksaan rutin. “Bukannya tidak mau. Tapi suami saya kerja serabutan. Kadang ngojek atau jadi tukang. Sementara biaya dari Ambon ke Jakarta mahal,” kata ibu Cia beralasan. Akibat tak rutin melakukan pemeriksaan, akhirnya pada April 2016, Cia muntah darah banyak sekali dan kental.

 

Cia sering bauk, tapi dia selalu ceria dan suka bermain.

Cia sering bauk, tapi dia selalu ceria dan suka bermain.

 

“Setelah diperiksa, paru-parunya putih semua. Katanya tumor paru. Tapi ada gumpalan lunak. Jadi belum pasti. Sekarang masih harus jalani banyak pemeriksaan dulu untuk tahu sebenarnya Cia sakit apa,” terang ibu Cia.

 

Jalan Cia memang masih panjang. Tapi semoga dengan limpahan kasih sayang semua orang di Rumah Harapan, Cia bisa tetap semangat dan ceria menjalani hari-harinya. Aminnn….

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>