Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

JYSK

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan



JYSK

Kelas Inspirasi 6: Obat Antistres dari Dr Floren

 

Sabtu, 2 Mei 2015, Kelas Inspirasi RHVCF-Astra International kedatangan tamu seorang perempuan cantik. Tidak tanggung-tanggung, perempuan cantik ini juga seorang dokter. Dialah Dr. Florentina Riana Wahyuni, CQ, Phy., CL, yang menjadi pembicara Kelas Inspirasi bulan ini.

 

Seperti biasa, Kelas Inspirasi RHVCF-Astra International dibuka dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian disusul dengan pembawa acara memperkenalkan pembicara kali ini yang akrab dipanggil dengan sebutan dr. Floren. Sepertinya peserta Kelas Inspirasi kali ini bertanya-tanya membaca sederet gelar di belakang nama dr. Floren karena deretan gelar tersebut tidak umum terdengar. Plus peserta sepertinya juga ingin tahu lebih banyak mengenai dokter yang dari penampilannya saja sudah terlihat sangat ramah ini.

 

dr Floren bersama Kak Silly. Sama-sama suka senyum.

dr Floren bersama Kak Silly. Sama-sama suka senyum.

 

Dr. Floren adalah dokter yang khusus mendalami metode pengobatan yang tidak konvensional. Metode tersebut adalah terapi phytobiophysics atau terapi bunga yang fokus pada penyembuhan yang menyasar pada energi dalam tubuh atau energy healing. Metode ini masih sangat asing di masyarakat awam Indonesia. Bahkan dr. Floren sempat bercerita bahwa pada awal praktek, beliau dilarang mencantumkan gelar dokter di papan prakteknya oleh dinas terkait. Petugas dari dinas tersebut menyatakan bahwa ilmu dokter tersebut masih janggal didengar awam. Tentu saja masih janggal karena dr. Floren adalah orang Indonesia pertama yang menyandang gelar tersebut. Itulah salah satu sandungan yang dialami dr. Floren dalam perjalanannya mengabdikan ilmunya selain bahwa beliau juga pernah dikira dukun.

 

Terapi phytobiophysics ini memang berbeda dengan ilmu kedokteran lainnya. Dengan terapi ini, dr. Floren memanfaatkan gelombang elektromagnetik bunga yang dihasilkan dari proses fotosintesis. Proses terapinya sendiri menggunakan injeksi, infuse, tes darah, dan magnetic resonance angiography (MRA). Jadi tidak ada sama sekali menggunakan alat-alat ataupun obat-obatan yang biasa digunakan oleh dokter lain. Begitu cerita dokter yang almnus Ilmu Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta ini.

 

dr Floren yang cantik dan berani menebarkan ilmu baru.

dr Floren yang cantik dan berani menebarkan ilmu baru.

 

Diawal ceritanya, dr. Floren menjelaskan bahwa faktor pendukung kesehatan tubuh adalah dengan menjadi “sahabat” bagi diri sendiri. Lebih lanjut dr. Floren menerangkan bahwa 80% persen penyakit disebabkan oleh pikiran atau stres. Stress ada yang disebut dengan stres laten yang bisa timbul dari kegiatan sehari-hari. Ternyata rutinitas yang dijalani berulang-ulang setiap hari tanpa disadari dapat menimbulkan stres yang akhirnya akan menyerang organ tubuh sehingga timbul penyakit fisik.

 

Dengan menjadi sahabat bagi diri sendiri, kita akan berusaha mengenal diri kita sendiri, mengenal kelebihan dan kekurangan kita, mengenal daya tahan dan kelemahan kita. Dengan begitu, kita akan tahu kapan harus memacu diri untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan dan kapan kita harus take it easy. Hal ini akan mempengaruhi tingkat kesadaran kita sebagai manusia. Dr. Floren menyatakan bahwa manusia itu mempunyai 4 macam tingkat kesadaran, yaitu kesadaran spiritual, mental, emotional, dan fisik. Jika kita mampu mengenal semua tingkat kesadaran itu dengan baik, kita akan mudah menghindari stres. Terhindar dari stres akan membuat tubuh kita jarang dihinggapi penyakit.

 

Sering tertawa atau tersenyum mampu melepaskan stres.

Seringlah tertawa atau tersenyum untuk melepaskan stres.

 

Dr. Floren menyatakan jika kita bisa mengenal diri kita dengan baik, kita akan mengurangi tekanan terhadap diri sendiri. Hal ini secara otomatis akan membuat kita menurunkan tingkat ekspetasi kita terhadap orang lain. Seperti dicontohkan oleh dr. Floren ketika beliau menghadapi dua putranya yang kala itu masih duduk di sekolah menengah atas. Sebelum mendalami phytobiophysics, dr. Floren marah jika anak-anaknya tidak belajar atau mendapat nilai jelek di sekolah. Tetapi setelah mendalami ilmu terapi bunga itu, beliau melakukan pendekatan yang berbeda kepada anak-anaknya. Tidak lagi menggunakan amarah atau energi negatif tetapi dengan menekankan tanggung jawab. Ternyata anak-anak beliau malah menjadi berprestasi di sekolah. Selain itu juga mereka bisa menyelesaikan masalah mereka di sekolah tanpa selalu melibatkan beliau.

 

Salah satu trik penting dalam menyayangi diri sendiri menurut dr. Floren adalah dengan berani “move on.” Berdamai dengan masa lalu. Dr. Floren menekankan bahwa masih menyimpan luka lama atau gagal move on tanpa disadari akan membuat kita tidak bahagia. Tidak bahagia lama kelamaan akan memperlemah tubuh yang akibatnya mengundang datangnya penyakit. Bagaimana cara kita menyayangi diri sendiri? Dr. Floren menjabarkan 4 kalimat ajaib untuk diri sendiri, yaitu: I am sorry, Please forgive me, I thank you, I love you.

 

Serius menimba ilmu dari dr Floren

Serius menimba ilmu dari dr Floren

 

Dengan rutin mengucapkan 4 kalimat ajaib itu untuk diri kita sendiri, kita akan menanamkan semangat untuk diri sendiri. Jika kita bersemangat dengan diri sendiri, kita akan melakukan semua kegiatan dengan senang hati yang berarti mengurangi timbulnya stres. Dengan begitu timbullah spirit “good to be great” dalam diri kita. Karena, kadang kala hati dan pikiran kita sering tidak kompak. Sering kali dalam menghadapi suatu persoalan, otak bisa berpikir dengan jernih tapi hati tidak terima. Makanya dr. Floren mengatakan, “The longest distance in the world is the 8 inches from the head to the heart.”

 

Makanya sayangilah diri kita agar otak kompak dengan hati dan hati mudah move on dan tidak mau menyimpan rasa yang tidak perlu yang hanya akan membuat kita sulit menerima hal-hal baru yang mungkin jauh lebih ringan dan lebih menyenangkan untuk dicerna otak. Semangat!! (melfi hasan)

 

IMG-20150502-WA0052 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *