Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Okta Siap Sembuh!

 

Kalau melihat tingkahnya yang tidak bisa diam dan terus-menerus aktif, pasti sulit mengira kalau Okta Yoga Pratama, bocah 6 tahun asal Jambi ini mengidap penyakit serius: leukimia atau kanker darah. Tepatnya adalah Lymphocytic Leukemia Akut (Acute Lymphoblastic Leukemia/ALL) High Risk I. Jenis leukimia yang memang sebagian besar diidap anak-anak ini diketahui bersarang di tubuh Okta sejak Februari 2013 silam.

 

okta

 

Awalnya, Okta merasakan gejala yang umum layaknya penyakit kebanyakan. Wajahnya pucat. Badannya kecil tapi perutnya besar. Yesi, mama Okta lantas membawanya ke dokter spesialis anak di Jambi. Setelah di USG, diketahui limpa Okta membesar, dan vonis terkena leukimia pun diberikan kepada Okta. Dari sini, Okta pun langsung dirujuk untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta.

 

8 Maret 2013, Okta masuk ruang inap di RSCM. Dua minggu di rumah sakit, Okta pun diperbolehkan pulang. Tentu bukan pulang ke Jambi, karena pengobatan yang harus dijalani Okta masih sangat panjang. Bahkan selama seminggu, Okta harus bolak-bolak ke RSCM hingga 3 kali. Pengobatan tersebut pun mencakup melakukan kemoterapi. Untuk memudahkan proses pengobatan, Okta dan Yesi nge-kos di daerah Sentiong. Biaya kosnya Rp700.000 per bulan. “Pengobatan yang harusnya hanya 17 minggu jadinya lebih lama, sampai 8 bulan,” kata Yesi. Akibatnya, mereka pun menyewa kamar kos hingga 8 bulan. Setelah itu, Okta dan Yesi sempat pindah kos ke kawasan Percetakan Negara.

 

Akibat panjangnya masa pengobatan, tanggungan Jamkesda yang digunakan Okta pun habis. Biaya totalnya mencapai Rp150 juta. Untungnya Okta mendapatkan bantuan BPJS. Untuk ayah Okta yang pekerjaannya memasang instalasi listrik dan harus menghidupi 4 orang anak, tentu bantuan pengobatan dari pemerintah sangat membantu.

 

Setelah menjalani pengobatan dan kemoterapi selama 2 tahun, kini kondisi Okta memang sudah lebih baik. Badannya sudah lebih gemuk. Dan tentu saja, dengan banyaknya teman-teman bermain di Rumah Harapan VCF, Okta jadi lebih ceria. Setelah menjalani operasi pengambilan sumsum tulang belakang, Okta juga mendapat remisi atau pengurangan penyakitnya.

 

okta & Mama Yesi

Okta & Mama Yesi

 

 

Sekarang, Okta tinggal menjalani kemoterapi 5 minggu sekali. Diharapkan, 3 bulan lagi, proses kemoterapi Okta sudah selesai. Sampai sekarang Okta pun masih rajin minum dua jenis obat untuk membantu mempercepat penyembuhannya. Jadi saat nanti ulang tahun yang ke-7 pada 8 Mei nanti, Okta akan semakin dekat dengan kesembuhannya.

 

Tuhan akan selalu menolong umatnya yang terus berusaha. Dan Okta pasti akan ditolong Tuhan. Termasuk menolong anak bungsu sekaligus lelaki satu-satunya di dalam keluarga, ini untuk meraih cita-citanya menjadi pilot. Selamat Segera Sembuh, Okta!

2 Responses to Okta Siap Sembuh!

  1. Apa ada kontak mamanya okta? Saya kebetulan dari kota jambi dan saya juga menderita leukimia all. Saya sempat berobat ke rscm namun berhenti karna biaya yg sudah habis… saya ingin sekali bertemu dengan oka.. boleh tau alamatnya?

    • Hallo, Kak Bella..

      Kakak bisa kunjungi rumah Okta di Jl. Prabu Siliwangi RT 19 RW 04, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Jambi Timur, Jambi. Semoga bisa ketemu Okta, ya Kak :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>