Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Rian: Gesit Melawan Penyakit

 

Anaknya aktif, geraknya gesit, mudah akrab dengan orang baru. Siapapun yang pernah bertemu Adrian Oloan (Rian), 10 tahun, tidak akan pernah menyangka kalau anak dari Riau ini pernah menderita penyakit jantung bawaan/bocor jantung (TOF – Tetralogy of Fallot).

 

Sejak umur 3 bulan, Rian sudah dideteksi menderita TOF. Saat itu, kukunya biru-biru dan sering sekali menangis. Saat dibawa ke rumah sakit di Pekanbaru, dokter malah menganjurkan agar Rian dibawa ke Padang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat dibawa ke Ibu Kota Sumatera Barat itulah, Rian divonis menderita TOF. Tapi saat itu, Rian tidak bisa langsung dioperasi. Umurnya masih jauh dari kondisi stabil untuk menjalani operasi besar. Dokter menyarankan agar Rian dioperasi saat berumur 6 tahun.

 

Tentu, menunggu selama 6 tahun bukan waktu yang lama. Demi menyambung hidup, Rian yang masih berumur beberapa bulan itu harus mengonsumsi 3 jenis obat setiap harinya. Obat itu berfungsi untuk menstabilkan jantungnya. Meski sudah minum obat, Rian tetap tidak bisa seperti anak-anak seusianya yang aktif dan gemar bermain. “Setiap harinya hanya tidur dan nonton televisi saja,” kata Pasu Sitorus, mama Rian.

 

Saat berusia 6 tahun 6 bulan, Rian akhirnya dirujuk ke RSCM Jakarta untuk melakukan operasi. Operasi pertama yaitu untuk pembesaran pembuluh darah. Setelah itu baru dilakukan operasi bypass TOF. Operasi ini tak hanya dilakukan sekali, tapi sampai 4 kali dalam waktu hanya 2 bulan saja. Rian juga sampai menjalani katerisasi jantung, memasukkan kateter atau sejenis kawat ke pembuluh darahnya untuk mengatasi masalah jantungnya tersebut.

 

Rian bersama Erik. Sama-sama bocah yang lincah.

Rian bersama Erik. Sama-sama bocah yang lincah.

 

Setelah operasi besar tersebut, Rian memang sembuh. Dia bahkan tumbuh normal, gesit, dan lincah layaknya anak-anak seumurnya. Hobinya pun menyanyi. Setiap kali sahabat-sahabat Rumah Harapan VCF datang dan membuat acara yang ada kegiatan bernyanyinya, Rian pasti langsung maju ke depan. Lagu yang sering dinyanyikannya; Jangan Menyerah-nya The Massive dan Laskar Pelangi-nya Nidji.

 

Meski kadang terlalu aktif, tapi Mama Pasu membiarkan Rian seperti itu. “Karena dulu dia tidak bisa bermain, terlalu lemah. Sekarang sudah sehat, ya biarlah dia menikmati hidupnya,” ucap Mama Pasu.

 

_MG_0668

Hobi menyanyi dimanapun juga

 

Sekarang, Rian memang sudah sembuh dari penyakit jantung bawaannya, namun ada satu penyakit lagi yang masih harus dilawannya. Penyakit tersebut berhubungan dengan saluran pembuangannya. Bukan penyakit besar sebenarnya, tapi demi kesehatan yang sempurna, Rian tetap ingin berobat. Kini, Rian tengah menunggu jadwal operasi yang rencananya akan dilakukan April ini. “Dia tidak pernah mengeluh. Dari dulu anaknya selalu semangat untuk berobat,” terang Mama Pasu yang karena tak lagi berjualan baju bekas demi merawat Rian yang sakit, kini hanya mengandalkan bantuan dari keluarganya untuk bertahan hidup di Jakarta.

 

Meski mengalami kesulitan hidup, Mama Pasu ingin Rian tetap mendapatkan pendidikan yang baik. Karena itulah, meski jauh dari rumah, Rian tetap menjalani sekolah privat gratis yang dikelola Yayasan Kanker Indonesia. Jadi saat kembali ke Riau sebelum masa ujian kenaikan kelas 4 SD, Rian tetap bisa mengejar ketertinggalannya.

 

Rian dan Mama Pasu

Rian dan Mama Pasu

 

Semoga segala penyakit Rian segera diangkat Tuhan, agar Rian bisa segera sekolah lagi. Dan tentu untuk mengejar cita-citanya, menjadi dokter spesialis. “Dokter spesialis apa Rian?” “belum tahu,” kata Rian nyengir. Apapun cita-citanya, semoga terwujud ya, Rian. Semangat Pantang Menyerah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>