Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Rizki – Karawang

 

Nama: Rizki Hafatah Alrasya

TTL: Karawang, 8 September 2015

Nama Bapak: Anon

Pekerjaan Bapak: Buruh (Serabutan)

Nama Ibu: Evi Yusrini

Pekerjaan Ibu: Ibu Rumah Tangga

Golongan Darah: B+

 

IMG20171010150243

 

Rizki adalah penderita leukimia.  Anaknya pendiam, tapi doyan makan. Kata ibunya, Rizki doyan makan apa saja dan makannya banyak. Sehari bisa empat kali.

 

Rizki baru ketahuan mengidap leukimia sejak Agustus 2017. Awalnya, Rizki hanya diare. Ibunya lalu membawa Rizki ke puskesmas. Dari situ, Rizki langsung sembuh. Tapi beberapa minggu kemudian, Rizki sakit lagi. Kali ini perutnya bengkak. Tiga hari kemudian, tiap bangun tidur, pipi Rizki juga bengkak. “Tapi kalau siang, bengkaknya hilang,” kata Ibu Rizki, Evi. Selain bengkak, kulit Rizki juga ada bintik-bintik merah. “Kata dokter, itu normal.”

 

Walau kata dokter normal, tapi pulang ke rumah, Rizki tambah lesu. Wajahnya pucat dan layu. Khawatir, Evi membawa Rizki ke puskesmas. “Kata dokter di sana, Rizki kemungkinan kena anemia. Tapi untuk pastinya saya disuruh ke rumah sakit umum daerah, soalnya limpa Rizki juga bengkak,” cerita Evi.

 

IMG20171010150215

 

Di RSUD Karawang, Rizki makin lemah hingga harus melakukan transfusi darah sampai dua kali. Di sinilah, vonis leukimia disampaikan dokter ke Evi. “Saya lemes. Saya tahu leukimia itu dari sinetron. Penyakit kanker kan,” kenang Evi. Dokter di RSUD Karawang menyarankan supaya Rizki dibawa ke RSCM Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Tanggal 29 September, Rizki ke RSCM dan langsung ditransfusi lagi. Perawatan di RSCM kira-kira membutuhkan waktu sampai dua hari. Untuk itu, Evi harus menyewa mobil dari Karawang ke Jakarta. Biayanya tentu tidak sedikit. “Kalau sama makan totalnya bisa 700 ribu,” katanya. Untunglah, Evi akhirnya tahu tentang Rumah Harapan Indonesia (RHI) lewat pasien di RSCM, jadi Evi dan Rizki bisa tinggal sementara di RHI dan menghemat uang mereka.

 

Sekarang, Rizki sudah menjalani dua kali kemo suntik dalam protokol awal. Jadwal protokol seminggu sekali, selama 13 minggu. “Kata dokter pengobatannya bisa sampai dua tahun. Tapi liat perkembangannya juga. Sekarang sih, Rizki sudah agak mendingan,” kata Evi. Semoga Rizki bisa tetap kuat ya :-)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>