Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

JYSK

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan



JYSK

Semangat Ilham Tak Pernah Putus

 

Yang ini namanya Ilham Fazri Sofian. Usianya 5 tahun, asal Loji, Karawang. Meski ginjal kirinya tak berfungsi dan butuh dioperasi, namun bocah ini seperti tak mengenal kata sakit. Dia tetap aktif berlarian ke sana ke mari, sambil membawa tas kecil berisi kantong urine.

 

J

 

 

Ya, Ilham memang harus rutin mengeluarkan cairan dalam ginjalnya, salah satunya melalui urine. Oleh sebab itu dia selalu membawa tas kecil tersebut untuk memudahkan mengeluarkan cairan tersebut.

 

Kondisi Ilham yang tidak normal mulai diketahui saat usianya baru 9 bulan. Saat itu ada benjolan di bagian kiri tubuhnya. Perutnya pun membesar. Ilham pun langsung dibawa ke dokter. Kala itu, dia sudah ketahuan menderita ginjal, dan sempat menjalani pengobatan.

 

Tahun 2012, karena menjalani proses pengobatan yang terus-menerus, kondisi keuangan keluarga Ilham pun memburuk. Pengobatan pun dihentikan. Saat itu, kondisi Ilham sesungguhnya juga sudah membaik. Dia tak pernah kambuh lagi. Namun pada 2015, perutnya lagi-lagi membesar.

 

Saat dibawa ke dokter, ternyata hasil pemeriksaan menunjukkan kalau kondisi Ilham sudah parah. Dia harus segera dioperasi ke Jakarta. Maka diboyonglah Ilham oleh ayah dan ibunya ke RSCM. Sekarang, Ilham sedang menunggu jalan operasinya.

 

Ilham dan mama tercinta

Ilham dan mama tercinta

 

Dibawanya Ilham ke Jakarta bukan berarti keluarganya sudah memiliki uang untuk operasi. Selain dibiayai BPJS, untuk ke Jakarta, keluarga ini harus berutang banyak pada tetangga mereka. Ini karena ayah Ilham sudah tak lagi memiliki pekerjaan tetap. Dia hanya bekerja serabutan. Kebanyakan menjadi tukang ojek.

 

Dulu, ayah Ilham bekerja sebagai buruh bangunan. Namun pada 2014, beliau mengalami kecelakaan kerja yang cukup parah. Tubuhnya tertimpa beton hingga rusuknya patah. Ini mengakibatkan beliau tak bisa lagi melakukan pekerjaan fisik yang berat.

 

“Sekarang jadi agak susah kalau mau mencari pekerjaan. Saya cari-cari belum dapat,” ujarnya tertunduk.

 

Semoga, pertolongan untuk Ilham dan keluarganya segera datang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *