Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Tetap Semangat, Ucu!

Namanya Ucu Nasyatul Mardiah. Usianya baru 13 tahun. Di usia semuda itu, Ucu sudah divonis penyakit mengerikan; gagal ginjal stadium akhir.

 

Penyakit tersebut baru terdeteksi pada Maret 2014. Namun sejak umur 2 tahun, Ucu sudah disebut dokter mengalami kebocoran ginjal. Akibatnya, sejak Maret 2014, Ucu harus menjalani cuci darah dua kali dalam seminggu. Menurut dokter, Ucu bisa terbebas dari cuci darah, asalkan melakukan operasi transplantasi ginjal.

 

Ucu sebenarnya sudah mendapat jadwal untuk operasi transplantasi tersebut. Yaitu tanggal 3 Februari mendatang. Ginjal ayahnya cocok untuk dimiliki Ucu. Namun jadwal tersebut terpaksa dibatalkan karena Ucu belum menyelesaikan seluruh imunisasi yang wajib diterimanya sebelum operasi besar tersebut. Imunisasi tersebut penting agar kondisi tubuh Ucu kuat saat dioperasi. Tentu, biaya imunisasi mahal, dan ini yang menjadi masalah bagi Ucu.

 

Sebelum operasi, Ucu harus melakukan 11 kali imunisasi dari berbagai jenis penyakit, di antaranya imunisasi meningitis, tifoid, DT (Difteri Tetanus), Polio, Hepatitis B, Hepatitis A, influenza, dan Rubella. Beberapa jenis imunisasi ada yang harus dilakukan lebih dari sekali. Total, ada 11 kali imunisasi yang harus dilakukan. Biaya sekali imunisasi pun beragam. Ada yang Rp400.000, ada pula yang hingga jutaan rupiah. Sejauh ini, Ucu sudah melakukan 5 kali imunisasi. Masih ada 6 lagi yang harus dilakukan. Dan sisa 6 kali imunisasi adalah imunisasi yang biayanya paling mahal.

 

Jika Ucu tak kunjung mendapat uang untuk imunisasi, maka operasi pun sulit dijadwalkan. Apalagi, imunisasi hanya bisa dilakukan dua minggu sekali. Artinya, paling cepat, jika biayanya ada, Ucu baru bisa menyelesaikan imunisasi pada Maret 2015. Jika biaya tak ada, entah kapan Ucu bisa melakukan operasi transplantasi ginjal.

 

Memang, ada beberapa biaya pengobatan Ucu yang ditanggung BPJS. Misalnya cuci darah, atau nanti saat operasi. Tapi jelas itu tak cukup. Obat-obatan yang harus dibeli setelah cuci darah, misalnya, hanya sebagian yang ditanggung oleh dana BPJS. Sisanya, yaitu obat yang mahal, harus dikeluarkan dari kantong sendiri.

 

Sang mama, yang selalu setia mendampingi pengobatan Ucu, pun sudah habis-habisan membiayai pengobatan Ucu selama 11 tahun, sejak anaknya itu berusia 2 tahun. Bolak-balik Lampung-Jakarta, berobat ke RSCM tiap 6 bulan sekali, sudah dilakukan. Beliau mengaku sudah menjual kebun dan rumahnya di Lampung. Pekerjaan sebagai bidan pun ditinggalkannya demi berobat ke Jakarta. “Saya sudah tidak punya apa-apa lagi. Tapi saya akan terus berusaha. Yang penting Ucu bisa sembuh,” ujarnya.

Ucu dan mama yang setia mendampingi.

Ucu dan mama yang setia mendampingi.

 

Begitu pun Ucu. Dia tetap optimistis menjalani hidupnya. Bahkan, Ucu yang ngotot untuk melakukan operasi transplantasi ginjal. Tujuannya agar dia bisa sembuh total dari penyakitnya itu. Tetap semangat ya Ucu. Tuhan pasti akan mengirim banyak malaikat untuk menolong dan menyembuhkan Ucu.

2 Responses to Tetap Semangat, Ucu!

  1. thanks mbak informasinya..
    wah menarik nih ceritanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *