Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

JYSK

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan



JYSK

Tumor Tak Kalahkan Fazha

 

“Maaaa…. Ayoo mandiii…,” teriak Muhammad Ifazha Ardian, 3,5 tahun, pada mamanya yang sedang sibuk menjahit kaus milik anaknya itu. Meski mengajak untuk dimandikan, Fazha – nama sapaannya-  malah sibuk berlarian ke sana ke mari, dengan hanya bercelana dalam. Benjolan besar di bawah betis kirinya, sebuah tumor liokimia, seolah tak dirasanya sama sekali.

 

Fazha memang anak yang aktif. Dengan penyakit seserius itu, dia seolah santai saja. Mungkin karena Fazha sudah akrab dengan penyakit tersebut sejak keluar dari rahim ibunya, saat lahir di Tanggamus, Lampung.

 

IMG-20160620-WA0022

 

“Waktu lahir sudah ada cairan di kakinya. Makin hari makin besar, dan bercampur jadi daging,” kata Mama Fazha menjelaskan.

 

Lima belas hari setelah Fazha lahir, dia dibawa ke dokter bedah. Kata sang dokter, “Ini harus dioperasi. Tapi baru bisa dilakukan setelah Fazha umur 8 bulan atau satu tahun,” ujar Mama Fazha menirukan omongan dokter.

 

Namun jawaban berbeda didapat saat Fazha dibawa ke rumah sakit Abdul Muluk, rumah sakit besar di kota Bandar Lampung. Operasi harus segera dilakukan karena semakin Fazha besar, semakin tumornya akan berkembang. Maka saat Fazha baru berusia 6 bulan, operasi pertama dilakukan. Tujuannya untuk mematikan sel-sel tumor tersebut.

 

Setelah itu, Mama Fazha berpikir masalah sudah selesai. Makin besar Fazha, makin aktif dia. Tapi saat umur 3 tahun, Fazha yang aktif tiba-tiba mengeluh kakinya sakit sampai tak bisa digerakkan. Tumornya tumbuh lagi. Kali ini lebih besar.

 

Tanpa banyak buang waktu, Fazha –yang ayahnya bekerja sebagai buruh serabutan- dibawa ke RSCM Jakarta. Mei 2016, operasi kedua nyaris dilakukan. Namun begitu Fazha mengalami pendarahan, biopsi pun jadi pilihan. Saat ini, tindakan medis pada Fazha adalah dilakukan kemoterapi. Saat ini sudah empat kali dilakukan. Hasil sementara adalah, kaki Fazha memang tak sakit lagi untuk dibawa beraktivitas. Makanya dia tak merasa sakit saat kakinya dipakai lari ke sana ke mari.

 

IMG-20160620-WA0021

 

Karena hasil kemonya positif, Fazha akan terus dipantau kondisinya. Ada dua pilihan yang akan ditunggu, apakah melanjutkan kemo atau tindakan operasi. Semoga saja, keputusannya adalah yang termudah bagi Fazha.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *