Yayasan Sahabat Valencia Peduli    Blood4LifeID.com    3LitAngels   

Ayo #DukungFilmIndonesia.


Support Night Bus Movie    save our children - cosmic clothes   

Sponsor

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Astra International untuk Ruang Inspirasi Astra

Central Spring Bed - Official Beds of Rumah Harapan

Kansai Paint - Official Coating of Rumah Harapan

TRACare - Official Transport of Rumah Harapan

JYSK

JYSK

JYSK>

Zahra Menunggu Operasi Jantung

 

Namanya cantik, Zahra Al Bahira. Adik mungil ini lahir pada 21 Maret 2015. Dia adik dampingan kami asal Desa Tolotangga, NTB, atau sekira tiga jam berkendara dari Kota Bima. Zahra menderita jantung bocor .

 

Penyakit ini mulai kelihatan gejalanya saat Zahra berusia 9 bulan. Seperti pasien anak penderita jantung lainnya, anak kedua dari dua bersaudara ini mengalami sesak napas, tubuhnya membiru, juga demam hingga muntah. Tapi karena tak ada biaya untuk berobat ke rumah sakit, Zahra hanya diobati secara tradisional, yaitu tubuhnya dibungkus daun pisang.

 

Zahra si imut-imut yang cerewet bersama mamanya.

Zahra si imut-imut yang cerewet bersama mamanya.

 

Namun karena tak kunjung sembuh, Zahra yang ayahnya seorang petani ini dibawa ke rumah sakit di Bima. Dari sini, ketahuan kalau Zahra menderita penyakit jantung bocor. Dokter di sana pun lalu merujuk Zahra ke rumah sakit di Mataram. Tetapi sesampainya di Mataram, dokter menyarankan Zahra untuk dibawa ke Jakarta, tepatnya ke rumah sakit jantung Harapan Kita.

 

Lagi-lagi, karena tak punya biaya, dan tidak ada bayangan sama sekali tentang kondisi Jakarta, akhirnya Zahra dibawa pulang lagi ke rumah. “Dikasih obat yang harganya 1 juta. Kalau obatnya habis, pasti kambuh lagi,” kata ibu Zahra, Imran.

 

Bersama boneka kesayangan

Bersama boneka kesayangan

 

Alhamdulillah, di saat kondisi yang tidak menentu itu, Zahra mendapat bantuan dari komunitas peduli anak di Bima. Komunitas sosial inilah yang akhirnya membiayai akomodasi Zahra dan Imran ke Jakarta pada awal Desember 2016.

 

Namun saat diperiksa di rumah sakit Harapan Kita, rupanya waktu operasi Zahra dijadwalkan masih sangat lama, yaitu 13 November 2017. Karena terlalu lama menunggu sementara khawatir kondisi Zahra semakin memburuk, orang tua Zahra kini sedang berupaya membawa Zahra untuk dirujuk ke RSCM, dengan harapan jadwal operasi bisa dimajukan. Apapun, semoga Zahra mendapatkan pelayanan medis yang terbaik ya :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>